Kamis, 24 Juni 2010
Selasa, 22 Juni 2010
Janganlah engkau jadikan
cintamu seperti matahari,,
walaupun cahayanya dapat
menghangatkan,
tetapi ia menyilaukan..
Jangan pula engkau jadikan
cintamu seperti bulan,,
walaupun cahayanya begitu
lembut,
tapi itu hanya cerminan dari
matahari..
Tapi jadikanlah cintamu bagai
malaikat,,
malaikat yang mengeluarkan
cahaya dari dalam dirinya,,
begitu lembut,
dan begitu hangat,
begitu terang,
dimana cintanya menyelemuti
dunia, dan menembus awan..
Copas dr:empe
cintamu seperti matahari,,
walaupun cahayanya dapat
menghangatkan,
tetapi ia menyilaukan..
Jangan pula engkau jadikan
cintamu seperti bulan,,
walaupun cahayanya begitu
lembut,
tapi itu hanya cerminan dari
matahari..
Tapi jadikanlah cintamu bagai
malaikat,,
malaikat yang mengeluarkan
cahaya dari dalam dirinya,,
begitu lembut,
dan begitu hangat,
begitu terang,
dimana cintanya menyelemuti
dunia, dan menembus awan..
Copas dr:empe
cemburu aku
sekarang aku memasuki masa-masa rentan. dimana ada jeda waktu kurang lebih sebulan menuju penantian kejelasan nasibku. saat-saat dimana hati jiwa dan pikiranku sangat rapuh. ingin rasanya tersenyum ketika hasil dari pekerjaanku selama setahun ini di umumkan. apapun hasilnya. tapi beban orang tua, kerabat dan perkataan orang membuat itu terasa mustahil. berbeda sekali denganmu. walau nasib kita sama-sama tdak jelas tapi setidaknya tidak ada beban itu yang kamu panggul. semua orang memujimu saat ini. memperhatikan kebutuhanmu. kau di persiapkan dengan baik. jujur semua itu membuatku cemburu, sangat cemburu.
ku yakin salah sikapku. tapi apa yang harus ku lakukan. aku merasa serba salah sekarang. kata-kata yang pernah aku ucapkan seolah tertelan angin. keoptimisan yang coba ku bangun dan ku sebar melalui sekelilingku mulai redup seiring jarak yang mulai memisahkan kami.
sekarang ku merasa benar-benar sendiri. mungkin kau juga merasakannya kini. tapi masa lalu dan masa depanmu terlihat begitu berkilauan. itu membuatku cemburu.
jangan salah kan aku karena sekarang pertahananku tak lagi kuat. melihat kau kini dipersiapkan dengan matang mengingatkan ku di biarkan seorang diri dulu, itu membuatku cemburu sangat cemburu.
ketika melihat pulang dengan lelah. mondar mandir sibuk dengan urusanmu itu membuatku cemburu. jangan salahkn aku. tapi mau bagaimana, aku tau memang semua ini salahku aku tau. pada saat keberangkatanmu nanti aku harap kita sama-sama bisa tersenyum. senyum lembut dari lubuk hati.
Senin, 21 Juni 2010
Minggu, 30 Mei 2010
Izinkan aku kembali
Izinkanlah kami kembali duhai kekasih hati, karena dunia telah menipu kami. Bersujud dan berdoa lagi, dalam ketawakalan penuh yang menjadi muara setiap ikhtiar. Lelah sudah diri bergumul dengan kesemuan hidup, yang menyajikan cinta nafsu.
Izinkanlah kami kembali, bersujud dan berdoa lagi. Memenuhi kefitrahan naluri yang telah lama terabaikan. Meneteskan embun keistiqamahan pada sepetak tanah gersang yang berada di dalam hati. Agar tumbuh ketaatan, agar mekar bunga-bunga mahabbah, agar tercipta kesakinahan dalam dada-dada kami. Sehingga, padanya segala pernik duniawi tak lagi bergemuruh.
Duhai yang maha kasih, tambatkah hati-hati kami pada pesona kasihMu, hingga tak berkebutuhan lagi pada kasih-kasih selainMu. Agar tetap terengkuh hati kami pada cinta taat; cinta yang memulakan segala bentuk cinta, dan mengakhirkan pada satu bentuk cintaMu.
Kamilah jiwa-jiwa yang kini merinduMu, dan ijinkan tetap merinduMu. MenjadikanMu sebagai perhatian utama pada tiap gerak dalam hidup. Bimbing langkah-langkah hidup kami dari hidup yang tak pernah mendatangkan manfaat ukhrowi.
Izinkanlah kami kembali, bersujud dan berdoa lagi....
Mendekat dan semakin mendekat padaMu, wahai yang Maha dekat. Memaknai setiap gerak dan laku menajadi kumparan-kumparan mahabbah.
Izinkanlah aku kembali
Bersujud dan berdoa lagi
Lalu teguhkanlah aku disini
Didekat cinta dan maafMu, ya Rabbi
Biarkanlah ku bermatahari
Memberi sinar kerelung hati
Biarkanlah kumenjadi bumi
Tempat menetes air mata suci
Adalah CahyaMu tak bertepi
Aku insan yang tertambat hati
Adalah syurgaMu terbuka selalu
Bagi jiwa yang tetap merindu

*Dikutip dari nasyid "Izinkanlah Aku Kembali" by Epicentrum
copas dari: http://rifarida.multiply.com/journal/item/301/Izinkanlah_kami_kembali_bersujud_dan_berdoa_lagi
Izinkanlah kami kembali, bersujud dan berdoa lagi. Memenuhi kefitrahan naluri yang telah lama terabaikan. Meneteskan embun keistiqamahan pada sepetak tanah gersang yang berada di dalam hati. Agar tumbuh ketaatan, agar mekar bunga-bunga mahabbah, agar tercipta kesakinahan dalam dada-dada kami. Sehingga, padanya segala pernik duniawi tak lagi bergemuruh.
Duhai yang maha kasih, tambatkah hati-hati kami pada pesona kasihMu, hingga tak berkebutuhan lagi pada kasih-kasih selainMu. Agar tetap terengkuh hati kami pada cinta taat; cinta yang memulakan segala bentuk cinta, dan mengakhirkan pada satu bentuk cintaMu.
Kamilah jiwa-jiwa yang kini merinduMu, dan ijinkan tetap merinduMu. MenjadikanMu sebagai perhatian utama pada tiap gerak dalam hidup. Bimbing langkah-langkah hidup kami dari hidup yang tak pernah mendatangkan manfaat ukhrowi.
Izinkanlah kami kembali, bersujud dan berdoa lagi....
Mendekat dan semakin mendekat padaMu, wahai yang Maha dekat. Memaknai setiap gerak dan laku menajadi kumparan-kumparan mahabbah.
Izinkanlah aku kembali
Bersujud dan berdoa lagi
Lalu teguhkanlah aku disini
Didekat cinta dan maafMu, ya Rabbi
Biarkanlah ku bermatahari
Memberi sinar kerelung hati
Biarkanlah kumenjadi bumi
Tempat menetes air mata suci
Adalah CahyaMu tak bertepi
Aku insan yang tertambat hati
Adalah syurgaMu terbuka selalu
Bagi jiwa yang tetap merindu
*Dikutip dari nasyid "Izinkanlah Aku Kembali" by Epicentrum
copas dari: http://rifarida.multiply.com/journal/item/301/Izinkanlah_kami_kembali_bersujud_dan_berdoa_lagi
Tak ada kata untuk mundur
Sudah hampir setahun perjalanan kuselepas SMA. Cita-citaku sudah di depan mata. Cita itu kini sudah berwujud tak lagi bagai asap ketika ku masih sekolah dulu. FISIKA UI ya lebih real dan realistis.Tak ada sesal dalam hati walau agak sedih ketika teringat keinginan ummi untuk punya anak seorang dokter. Sekarang ujian pamungkas akan menjelang. pintu terakhir sebelum menggapai cita. Semoga setahun ini tidak sia-sia.
Langganan:
Postingan (Atom)