Selasa, 14 September 2010
keras hati keras kepala
setiap orang pasti punya ego yg kadang membuat orang keras kepala bahkan keras hati.
Jumat, 16 Juli 2010
Minggu, 11 Juli 2010
kuatkah aku
ya itu terpikir olehku sekarang. dapatkah aku bertahan sampai kejelasan masa depanku. atau setidaknya sampai jelas dimana aku bakal kuliah. apakah fisika ui adalah mimpi yang terlalu muluk-muluk.semua membuatku terasa membawa beban yang besar. menanti segala penantian yang melelahkan ini membuatku.
mengapa mejadi anak yang baik begitu susah. semua ini tidak hanya membuat aku menderita tapi juga orang-orang di sekitarku termasuk ummi.
saat ini semua terasa berat. ditambah sekarang ku merasa sangat sendiri. soooo lonely. . .
segalanya terasa lebih menyakitkan ketika semuanya memuncak, aku tidak bisa mengeluarkannya. like cry maybe. kedengaran sangat menyedihkan ya blog.
tentang teman-teman disekitarku. aku merasa tak ada yang peduli. seolah-olah berkata...who is fadhilah???
akh...so scare . . .
bahkan waktu-waktu untuk untuk curhat ke kamu blog sangat susah. mungkin memnag karena ngga ada yang ngerti aku kalau aku sangat introvert. tidak akan mudah mengeluarkan isi hati.
masa;ah mengeluarkan isi hati aku sempat agak jengkel sama mr ku. dia bilang jangan sungkan-sungkan curhat. aku ngga bisa langsung lewat surat. atau lewat blog. trus aku bilang lewat blog aja. katanya nanti dia bakal nanyain alamat mu blog. eh sampai sekarang entah karena lupa atau emang karena sejak awal ngga peduli tetap aja aku tidak pernah dan sepertinya tidak akan pernah bisa curhat kedia baik langsung, surat atau pun lewat blog.
ahh....seandainya setiap hari ada saat seperti ini. bisa menulis baik buruknya, wangi busuknya hati ini ke kamu blog. sungguh hidupku akan agak sedikit nyaman. udah dulu ya blog. nanti kalau ada yang bangun bisa berabe. dada
mengapa mejadi anak yang baik begitu susah. semua ini tidak hanya membuat aku menderita tapi juga orang-orang di sekitarku termasuk ummi.
saat ini semua terasa berat. ditambah sekarang ku merasa sangat sendiri. soooo lonely. . .
segalanya terasa lebih menyakitkan ketika semuanya memuncak, aku tidak bisa mengeluarkannya. like cry maybe. kedengaran sangat menyedihkan ya blog.
tentang teman-teman disekitarku. aku merasa tak ada yang peduli. seolah-olah berkata...who is fadhilah???
akh...so scare . . .
bahkan waktu-waktu untuk untuk curhat ke kamu blog sangat susah. mungkin memnag karena ngga ada yang ngerti aku kalau aku sangat introvert. tidak akan mudah mengeluarkan isi hati.
masa;ah mengeluarkan isi hati aku sempat agak jengkel sama mr ku. dia bilang jangan sungkan-sungkan curhat. aku ngga bisa langsung lewat surat. atau lewat blog. trus aku bilang lewat blog aja. katanya nanti dia bakal nanyain alamat mu blog. eh sampai sekarang entah karena lupa atau emang karena sejak awal ngga peduli tetap aja aku tidak pernah dan sepertinya tidak akan pernah bisa curhat kedia baik langsung, surat atau pun lewat blog.
ahh....seandainya setiap hari ada saat seperti ini. bisa menulis baik buruknya, wangi busuknya hati ini ke kamu blog. sungguh hidupku akan agak sedikit nyaman. udah dulu ya blog. nanti kalau ada yang bangun bisa berabe. dada
Kamis, 24 Juni 2010
Selasa, 22 Juni 2010
Janganlah engkau jadikan
cintamu seperti matahari,,
walaupun cahayanya dapat
menghangatkan,
tetapi ia menyilaukan..
Jangan pula engkau jadikan
cintamu seperti bulan,,
walaupun cahayanya begitu
lembut,
tapi itu hanya cerminan dari
matahari..
Tapi jadikanlah cintamu bagai
malaikat,,
malaikat yang mengeluarkan
cahaya dari dalam dirinya,,
begitu lembut,
dan begitu hangat,
begitu terang,
dimana cintanya menyelemuti
dunia, dan menembus awan..
Copas dr:empe
cintamu seperti matahari,,
walaupun cahayanya dapat
menghangatkan,
tetapi ia menyilaukan..
Jangan pula engkau jadikan
cintamu seperti bulan,,
walaupun cahayanya begitu
lembut,
tapi itu hanya cerminan dari
matahari..
Tapi jadikanlah cintamu bagai
malaikat,,
malaikat yang mengeluarkan
cahaya dari dalam dirinya,,
begitu lembut,
dan begitu hangat,
begitu terang,
dimana cintanya menyelemuti
dunia, dan menembus awan..
Copas dr:empe
cemburu aku
sekarang aku memasuki masa-masa rentan. dimana ada jeda waktu kurang lebih sebulan menuju penantian kejelasan nasibku. saat-saat dimana hati jiwa dan pikiranku sangat rapuh. ingin rasanya tersenyum ketika hasil dari pekerjaanku selama setahun ini di umumkan. apapun hasilnya. tapi beban orang tua, kerabat dan perkataan orang membuat itu terasa mustahil. berbeda sekali denganmu. walau nasib kita sama-sama tdak jelas tapi setidaknya tidak ada beban itu yang kamu panggul. semua orang memujimu saat ini. memperhatikan kebutuhanmu. kau di persiapkan dengan baik. jujur semua itu membuatku cemburu, sangat cemburu.
ku yakin salah sikapku. tapi apa yang harus ku lakukan. aku merasa serba salah sekarang. kata-kata yang pernah aku ucapkan seolah tertelan angin. keoptimisan yang coba ku bangun dan ku sebar melalui sekelilingku mulai redup seiring jarak yang mulai memisahkan kami.
sekarang ku merasa benar-benar sendiri. mungkin kau juga merasakannya kini. tapi masa lalu dan masa depanmu terlihat begitu berkilauan. itu membuatku cemburu.
jangan salah kan aku karena sekarang pertahananku tak lagi kuat. melihat kau kini dipersiapkan dengan matang mengingatkan ku di biarkan seorang diri dulu, itu membuatku cemburu sangat cemburu.
ketika melihat pulang dengan lelah. mondar mandir sibuk dengan urusanmu itu membuatku cemburu. jangan salahkn aku. tapi mau bagaimana, aku tau memang semua ini salahku aku tau. pada saat keberangkatanmu nanti aku harap kita sama-sama bisa tersenyum. senyum lembut dari lubuk hati.
Langganan:
Postingan (Atom)